Sayur Bawang Bombay

Bawang bombay (Allium cepa) merupakan salah satu jenis sayuran yang banyak digunakan di seluruh dunia. Bawang bombay memiliki cita rasa yang khas dan kaya akan nutrisi, sehingga sering dimanfaatkan sebagai bumbu masakan atau bahan dasar obat tradisional. Bawang bombay diperkirakan berasal dari Asia Tengah, khususnya wilayah sekitar Iran dan Pakistan. Bukti arkeologi menunjukkan bahwa bawang bombay telah dibudidayakan sejak 5.000 tahun yang lalu. Dari Asia Tengah, bawang bombay kemudian menyebar ke wilayah lain di dunia, termasuk Eropa, Afrika, dan Amerika. Bawang bombay memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Selain sebagai sumber vitamin dan mineral, bawang bombay juga mengandung antioksidan dan senyawa anti-inflamasi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi bawang bombay secara teratur dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung, stroke, dan beberapa jenis kanker. Asal Usul dan Sejarah Bawang Bombay (Allium cepa) Bawang bombay (Allium cepa) merupakan salah satu jenis sayuran yang banyak digunakan di seluruh dunia. Bawang bombay memiliki cita rasa yang khas dan kaya akan nutrisi, sehingga sering dimanfaatkan sebagai bumbu masakan atau bahan dasar obat tradisional. Berikut adalah enam aspek penting terkait asal usul dan sejarah bawang bombay: Asal Geografis: Asia Tengah Budidaya Awal: 5.000 tahun yang lalu Penyebaran: Eropa, Afrika, Amerika Manfaat Kesehatan: Menurunkan risiko penyakit jantung, stroke, kanker Penggunaan Tradisional: Obat untuk berbagai penyakit Varietas: Merah, kuning, putih Bawang bombay telah menjadi bagian penting dari berbagai budaya kuliner selama berabad-abad. Di India, bawang bombay digunakan sebagai dasar banyak kari dan masakan lainnya. Di Eropa, bawang bombay sering digunakan dalam sup, salad, dan semur. Di Amerika, bawang bombay adalah bahan utama dalam onion ring dan sup bawang. Varietas bawang bombay yang berbeda memiliki karakteristik rasa dan aroma yang unik, menjadikannya bahan yang serbaguna di dapur. Asal Geografis Bawang bombay diperkirakan berasal dari Asia Tengah, meliputi wilayah sekitar Iran dan Pakistan. Bukti arkeologi menunjukkan bahwa bawang bombay telah dibudidayakan di wilayah ini sejak 5.000 tahun yang lalu. Ada beberapa faktor yang mendukung dugaan bahwa Asia Tengah merupakan asal usul bawang bombay: Keanekaragaman Genetik: Wilayah Asia Tengah merupakan rumah bagi berbagai varietas bawang bombay, yang menunjukkan bahwa bawang bombay telah berevolusi dan beradaptasi di wilayah ini selama berabad-abad. Bukti Arkeologi: Penggalian arkeologi di situs-situs di Asia Tengah telah menemukan sisa-sisa bawang bombay yang berasal dari ribuan tahun yang lalu, menunjukkan bahwa bawang bombay telah menjadi bagian dari makanan masyarakat di wilayah ini sejak zaman dahulu. Budaya Kuliner: Bawang bombay merupakan bahan penting dalam masakan tradisional Asia Tengah, seperti plov dan samsa. Hal ini menunjukkan bahwa bawang bombay telah menjadi bagian integral dari budaya kuliner di wilayah ini selama berabad-abad. Dengan demikian, bukti ilmiah dan historis menunjukkan bahwa Asia Tengah merupakan asal usul bawang bombay. Dari Asia Tengah, bawang bombay kemudian menyebar ke wilayah lain di dunia melalui jalur perdagangan dan penjelajahan. Budidaya Awal Budidaya bawang bombay diperkirakan dimulai sekitar 5.000 tahun yang lalu di Asia Tengah. Hal ini menandai titik penting dalam sejarah bawang bombay, karena menunjukkan transisi dari tanaman liar menjadi tanaman yang dibudidayakan dan dikonsumsi oleh manusia. Domestikasi: Budidaya awal bawang bombay melibatkan proses domestikasi, di mana manusia secara selektif membiakkan tanaman liar untuk menghasilkan varietas yang lebih besar, lebih beraroma, dan lebih mudah dibudidayakan. Penyebaran: Dari Asia Tengah, bawang bombay menyebar ke wilayah lain di dunia melalui jalur perdagangan dan penjelajahan. Proses penyebaran ini berkontribusi pada keanekaragaman varietas bawang bombay yang ada saat ini. Budaya Kuliner: Budidaya bawang bombay secara luas telah membentuk budaya kuliner di seluruh dunia. Bawang bombay telah menjadi bahan penting dalam berbagai masakan, dari kari India hingga sup Eropa. Obat Tradisional: Selain digunakan sebagai bumbu masakan, bawang bombay juga telah digunakan dalam pengobatan tradisional selama berabad-abad. Bawang bombay dipercaya memiliki sifat antibakteri, anti-inflamasi, dan antioksidan.
Manfaat Kesehatan Bawang bombay (Allium cepa) memiliki banyak manfaat kesehatan, salah satunya adalah kemampuannya untuk menurunkan risiko penyakit jantung, stroke, dan kanker. Kandungan antioksidan dan senyawa anti-inflamasi pada bawang bombay berperan penting dalam memberikan manfaat kesehatan ini. Penyakit Jantung: Bawang bombay mengandung senyawa flavonoid yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Selain itu, bawang bombay juga mengandung senyawa organosulfur yang dapat membantu mencegah pembentukan plak di arteri, sehingga menurunkan risiko penyakit jantung. Stroke: Bawang bombay mengandung senyawa antiplatelet yang dapat membantu mencegah pembekuan darah. Pembekuan darah yang berlebihan dapat menyumbat arteri dan menyebabkan stroke. Dengan membantu mencegah pembekuan darah, bawang bombay dapat menurunkan risiko stroke. Kanker: Bawang bombay mengandung senyawa antioksidan yang dapat membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Kerusakan akibat radikal bebas dapat meningkatkan risiko beberapa jenis kanker, seperti kanker paru-paru, kanker prostat, dan kanker usus besar. Dengan membantu melindungi sel-sel tubuh, bawang bombay dapat menurunkan risiko kanker. Berdasarkan manfaat kesehatan yang dimilikinya, bawang bombay dapat menjadi bahan makanan yang baik untuk dimasukkan ke dalam pola makan sehat. Mengkonsumsi bawang bombay secara teratur dapat membantu menurunkan risiko berbagai penyakit kronis, termasuk penyakit jantung, stroke, dan kanker. Penggunaan Tradisional Penggunaan tradisional bawang bombay sebagai obat untuk berbagai penyakit merupakan bagian penting dari asal usul dan sejarah bawang bombay. Penggunaan tradisional ini didasarkan pada pengalaman dan pengetahuan masyarakat selama berabad-abad, yang menunjukkan bahwa bawang bombay memiliki khasiat obat yang bermanfaat. Selama berabad-abad, bawang bombay telah digunakan untuk mengobati berbagai penyakit, seperti: Masalah pencernaan Infeksi saluran pernapasan Penyakit jantung Kanker Penggunaan bawang bombay sebagai obat tradisional didukung oleh penelitian ilmiah modern. Senyawa antioksidan dan anti-inflamasi pada bawang bombay terbukti memiliki efek terapeutik pada berbagai penyakit. Misalnya, bawang bombay telah terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol, mencegah pembekuan darah, dan melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Dengan demikian, penggunaan tradisional bawang bombay sebagai obat untuk berbagai penyakit merupakan bukti dari khasiat obat yang dimiliki bawang bombay. Pengetahuan tradisional ini telah berkontribusi pada asal usul dan sejarah bawang bombay, serta menunjukkan pentingnya bawang bombay sebagai bahan makanan yang bermanfaat bagi kesehatan. Varietas Keberagaman varietas bawang bombay, seperti merah, kuning, dan putih, merupakan aspek penting dalam asal usul dan sejarah bawang bombay (Allium cepa). Varietas yang berbeda ini muncul melalui proses adaptasi dan seleksi buatan selama berabad-abad. Varietas merah, kuning, dan putih memiliki karakteristik rasa dan aroma yang unik, yang dipengaruhi oleh faktor genetik dan kondisi lingkungan di mana mereka dibudidayakan. Varietas merah biasanya memiliki rasa yang lebih tajam dan kandungan antioksidan yang lebih tinggi, sedangkan varietas kuning memiliki rasa yang lebih manis dan kandungan gula yang lebih tinggi. Varietas putih memiliki rasa yang lebih ringan dan sering digunakan untuk membuat bawang bombay bubuk. Keberagaman varietas bawang bombay telah berkontribusi pada penggunaannya yang luas dalam masakan di seluruh dunia. Varietas yang berbeda cocok untuk aplikasi kuliner yang berbeda, seperti menggoreng, memanggang, atau mengasinkan. Keragaman ini juga telah memungkinkan pengembangan produk bawang bombay olahan, seperti bawang bombay acar, bawang bombay karamel, dan bawang bombay goreng.
Cara memasaknnya : 1. Sup Bawang Perancis French Onion Soup adalah hidangan hangat yang dibuat dengan cita rasa bawang bombay. Manis dan gurih, meski minim bumbu. Masakan yang lebih dikenal sebagai onion soup ini tepat untuk menghangatkan tubuh yang dingin di malam hari. Tambahkan roti sebagai teman makannya. Bahan-bahan yang dibutuhkan: mentega tawar, minyak zaitun, bawang bombay, Royco Kaldu Ayam, gula aren, bawang putih, tepung terigu, roti baguette, keju Gruyere atau keju Swiss. Cara membuatnya: Lelehkan mentega dengan minyak dalam panci. Tambahkan bawang bombay dan tumis selama 10 menit sampai lunak. Taburkan gula aren dan masak kembali selama 20 menit, aduk terus hingga terkaramelisasi. Proses pengadukan sangat penting untuk memastikan bawang tidak gosong. Jika bawang gosong, sup kamu akan terasa pahit dan merusak cita rasa makanan. Tambahkan bawang putih di beberapa menit terakhir, tambahkan tepung dan aduk rata. Masukkan Royco Kaldu Ayam yang sudah dilarutkan bersama air. Tutup panci dan didihkan selama 15-20 menit. Saran penyajian: panggang roti hingga keemasan, sisihkan. Sendokkan sup ke dalam mangkuk tahan panas. Taruh sepotong roti panggang di atas sup lalu taburi dengan keju. Panggang sup dalam oven atau broiler hingga keju meleleh. 2. Blooming Onions bawang bombay Blooming Onion ini terinspirasi dari hidangan onion rings. Rasanya gurih dan renyah. (Foto: Shutterstock) Doyan makan onion rings? Blooming onion ini rasanya mirip seperti itu tapi tampilannya unik dan menggugah selera. Bahan-bahan yang dibutuhkan: bawang bombay berukuran besar, tepung terigu, bubuk cabai, bubuk paprika, daun thyme kering, daun oregano kering, jinten, lada hitam, telur, susu cair, minyak sayur dan Royco Kaldu Ayam. Untuk saus: mayones, krim asam, saus tomat, kecap Inggris, saus horseradish, paprika bubuk, bubuk cabai, garam dan lada hitam. Cara membuatnya: Campurkan semua bahan saus ke dalam mangkuk, aduk hingga rata lalu dinginkan di dalam lemari es. Iris bawang bombay hingga membentuk bunga mekar. Di mangkuk besar, masukkan tepung, bubuk cabai, bubuk paprika, thyme, Royco Kaldu Ayam, oregano, jinten, dan lada hitam. Aduk dan sisihkan. Dalam mangkuk kecil, kocok telur bersama susu, dan air. Taburi bawang bombay yang dengan campuran tepung. Pastikan bawang sepenuhnya terlapisi, terutama di bagian “kelopak”. Dengan menggunakan saringan gorengan besar, masukkan bawang ke dalam campuran telur. Angkat dan biarkan sisa telur menetes, lalu ulangi proses terigu. Istirahatkan bawang di dalam lemari es selama 1 jam sebelum digoreng. Panaskan minyak dalam panci besar yang besar di atas api sedang. Dengan hati-hati masukkan bawang ke dalam minyak. Goreng sekitar 3 menit, kemudian balikkan bawang dan masak kembali sekitar 3 menit; tiriskan di atas tisu kertas. Bumbui dengan garam dan sajikan bersama saus. 3. Grilled Cheese Burger dengan Caramelized Onions bawang bombay Satu makanan terpopuler di dunia begitu cocok berpadu dengan bawang yang dikaramelisasi. (Foto: Shutterstock) Burger adalah makanan barat yang disukai hampir semua orang. Kombinasi patty yang lezat berpadu dengan keju yang gurih dan tumisan bawang bombay yang manis. Seru dinikmati bersama keluarga. Bahan-bahan yang dibutuhkan: Karamelisasi bawang : Mentega, bawang bombay merah, daun thyme, lada hitam, dan garam. Burger: Daging sapi giling tanpa lemak, mustard, garam, merica, roti hamburger, keju lembaran. Pelengkap: Acar mentimum dan saus cabai. Cara membuatnya: Lelehkan mentega dalam wajan, tambahkan bawang bombay. Masak dengan api sedang selama 35-40 menit. Aduk sesekali. Pastikan bawang kamu bertekstur lunak dan berwarna cokelat keemasan. Masukkan thyme, lada dan garam. Masak selama 5 menit dan aduk sesekali. Panaskan panggangan Di mangkuk besar; campur daging giling, mustard, dan garam. Bentuk menjadi bulat pipih. Taburi kedua sisi daging dengan garam dan lada. Tempatkan daging di atas panggangan. Masak higga matang atau sesuai selera kamu. Bakar roti di atas panggangan hingga bagian bawahnya berwarna kecokelatan, sisihkan. Susun roti, burger, bawang, keju dan acar. Panggang roti sebentar di dalam oven hingga keju meleleh. Sajikan. 4. Bawang Bombay Isi bawang bombay Selain enak diolah menjadi salad, bawang bombay merah juga bisa dimasak. Bawang bombay isi ini membutuhkan sedikit kesabaran dalam membuatnya. Siapkan waktu paling sedikit satu jam. (Foto: Shutterstock) Daging domba mempunyai rasa yang istimewa. Semakin spesial karena dimasak dengan bombay, paprika dan lada hitam. Tampilannya unik, karena daging diisikan ke dalam bawang bombay yang sudah dikeruk isinya. Bahan-bahan yang dibutuhkan: bawang bombay merah, daging domba giling, paprika merah, lada hitam, daun bayam, roti tawar yang dipotong dadu, mentega, Royco Kaldu Ayam, dan kacang mete sangrai. Cara membuatnya: Potong bagian atas bawang sebanyak 1 cm atas, dan korek isi bawang menggunakan sendok kecil (jangan khawatir jika kamu membuat lubang di bagian bawah bawang), sisihkan. Iris kasar bawang bombay, sisihkan. Panaskan panci berisi minyak lalu masak daging domba giling hingga matang. Sisihkan daging, sisakan minyak dan lemak sisa menggoreng di dalam panci. Masih menggunakan panci yang sama, masukkan bawang bombay cincang, seledri, garam, dan merica dan tumis sekitar 5 menit. Tambahkan bawang putih dan tumis selama 1 menit. Pindahkan tumisan ke mangkuk besar dan masukkan bayam, roti, kacang mete, mentega, tumisan daging domba dan Royco yang sudah dilarutkan bersama air. Aduk hingga rata. Panaskan oven di suhu 220C. Susun bawang di atas loyang, kemudian tambahkan air setengah gelas dan tutup loyang dengan foil. Panggang bawang selama 25 hingga 30 menit. Keluarkan bawang dari oven dan isi dengan adonan daging. Masak kembali di dalam oven selama 25 menit.
Harga Bawang Bombai Per Kilo Terbaru Harga bawang bombai per kg bervariasi tergantung dari beberapa faktor seperti musim, lokasi pasar, dan kualitas bawang bombai. Rata-rata, harga bawang bombai per kg berkisar antara Rp 20.000 hingga Rp 30.000. Namun, harga bawang bombai dapat mencapai hingga Rp 50.000 per kg pada musim tertentu. Harga jual bawang Bombay besar 1 kg : Rp. 17.500 Harga jual bawang Bombay kecil 1 kg : Rp. 17.500 Harga BAWANG BOMBAY SUPER 1Kg PREMIUM : Rp. 16.200 Harga bawang bombay 1kg murah : Rp. 17.500 Harga bawang bombay new zealand 1 kg, per kg 16000 : Rp. 18.500 Harga Bawang Bombay 1 kg : Rp. 17.000 Harga BAWANG BOMBAY SUPER 1Kg PREMIUM : Rp. 14.900 Harga Bawang Bombay Fresh 1 kg Kecil ukuran 50: 60 New Zealand : Rp. 18.000 Harga Bawang Bombay Fresh 1 kg ukuran besar 60:80 New Zealand Termurah : Rp. 17.500 Harga 1KG BAWANG BOMBAY NZ GRADE A SIZE 30/50 – 500 gram : Rp. 5.850.
Sumbernya : https://narareba.com/asal-usul-dan-sejarah-bawang-bombay-allium-cepa/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sayur Jagung

Sayur Kecipir

Sayur Kangkung